Analisis Kebutuhan Road Safety Barrier Berbasis Identifikasi Keselamatan

Penulis

  • An An Anisarida Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia Penulis
  • Syapril Janizar Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia Penulis
  • Felix Setiawan Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia Penulis
  • Tarisa Octaviena Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia Penulis
  • Febrian Febrian Universitas Winaya Mukti, Bandung, Indonesia Penulis

Kata Kunci:

Austroads, Audit Keselamatan Jalan, barrier, Jalan

Abstrak

Latar Belakang: Kecelakaan kendaraan keluar jalur berpotensi menimbulkan tingkat keparahan tinggi ketika kendaraan berinteraksi dengan objek tetap, lereng curam, saluran, pilar, atau hambatan lain di tepi jalan. Road safety barrier diperlukan untuk melindungi pengguna jalan dari bahaya yang tidak dapat dihilangkan, tetapi pemasangannya harus dibenarkan melalui evaluasi risiko dan hasil audit keselamatan jalan

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun kerangka analisis kebutuhan road safety barrier berdasarkan identifikasi bahaya sisi jalan, konsep clear zone, evaluasi risiko kendaraan keluar jalur, dan Pedoman Audit Keselamatan Jalan Bina Marga 2024

Metode: Penelitian menggunakan studi literatur terarah melalui analisis isi dan sintesis naratif terhadap pedoman Austroads, Pedoman Audit Keselamatan Jalan, artikel ilmiah, serta regulasi teknis jalan di Indonesia.

Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan barrier dipengaruhi oleh jenis dan posisi bahaya, peluang kendaraan keluar jalur, kecepatan rencana, volume lalu lintas, kondisi geometrik, ketersediaan ruang defleksi, jarak pandang, terminal treatment, dan kelayakan alternatif non-barrier..

Kesimpulan: Road safety barrier layak diprioritaskan apabila bahaya berada dekat dengan lajur lalu lintas, berpotensi menimbulkan kecelakaan berat, tidak dapat dihilangkan atau direlokasi secara rasional, serta dapat dipasang tanpa mengganggu jarak pandang dan fungsi keselamatan jalan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-29

Terbitan

Bagian

Artikel