Aplikasi Berbasis Web Untuk Sistem Informasi Penyewaan Sarana Olah Raga
Kata Kunci:
Berbasis Web, Penyewaan Sarana Olahraga, Sistem InformasiAbstrak
Berikut adalah draf Abstrak (dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris) yang disusun secara komprehensif berdasarkan struktur, metodologi, hasil, dan regulasi yang dibahas di dalam jurnal tersebut:ABSTRAKPelayanan publik yang transparan dan akuntabel di era digital menuntut instansi pemerintah untuk mentransformasikan proses bisnis konvensional menjadi berbasis teknologi. Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menghadapi kendala dalam pengelolaan administrasi penyewaan sarana olahraga daerah karena proses penjadwalan yang masih manual berisiko menimbulkan tumpang tindih (clashing) jadwal penggunaan lapangan serta lambatnya penyajian informasi ketersediaan aset kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Terintegrasi Fasilitas Olahraga Daerah (SIFAS) berbasis web yang fungsional, transparan, dan efisien. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan paradigma Pemrograman Berorientasi Objek (OOP), teknik Asynchronous JavaScript and XML (AJAX) untuk sinkronisasi jadwal secara dinamis, basis data relasional MySQL, serta integrasi Google Maps API untuk visualisasi letak geografis fasilitas olahraga secara akurat. Guna menjamin interoperabilitas di masa mendatang, sistem ini juga didesain dengan arsitektur REST API. Selain aspek teknis, fungsionalitas keluaran dokumen sistem diselaraskan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019 guna menjamin legalitas formal dan akuntabilitas keuangan daerah. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black-Box Testing terhadap modul autentikasi login, manajemen fasilitas, dan transaksi permohonan penyewaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh modul berjalan 100% valid dan fungsional, serta berhasil mengeliminasi risiko bentrokan jadwal secara real-time. Sistem SIFAS ini layak dioperasikan secara penuh untuk meningkatkan kualitas layanan publik serta mendukung pengambilan keputusan pimpinan terkait utilisasi aset daerah.
